|
Ketika sampai waktu melahirkan,
dibakarlah api Unggun dibawah rumah dan beberapa benda-benda
yang telah usang ikut juga dibakar. Purih Mergat digantung
didalam rumah yang bertujuan untuk mengusir hantu dan roh -
roh jahat. Setelah Bayi tersebut lahir dan selesai
dibersihkan, Bayi tersebut " digunggum " atau dibungkus dan
diserahkan kepada sanak keluarga yang dikenal memiliki sifat
dan perangai yang baik dengan harapan si Bayi kelak dapat
mewarisi sifat - sifat dari sanak keluarga yang menerimanya
tersebut. Di dalam gendongannya jika anak tersebut Laki-laki
haruslah di adzankan sedangkan jika anak tersebut perempuan
harus diqomatkan dan wajahnya diarahkan ke Qiblat. Apabila
bayi tersebut laki - laki dibayarlah " Kekah " dan
apabila anak tersebut perempuan harus diikutkan " BerQurban
". |