MALAM BERSANDING
       

HOMETENTANG KAMISILSILAHJENDELA ADATDOKUMENTASIPESAN & KESAN

 

TOPIK ADAT

 

 

Calon pengantin wanita telah siap dikawal oleh anak beru dan dua orang gadis kecil membawa kipas menuju pelaminan dan tabirpun ditutup. Di dekat pelaminan telah disediakan alat - alat untuk tepung tawar, Balai tiga tingkat, Lilin dan berkat - berkat. Kemudian mempelai wanita dengan didampingi oleh bidan duduk dipelaminan sambil memejamkan mata dan menggenggam sirih genggam. Didepan tabir ( Tirai ) telah berdiri anak - anak beru golongan wanita dikiri dan kanan. Para sanak keluarga pihak calon mempelai wanita serta para undangan sudah berkumpul dan mengambil tempat masing - masing. Rombongan pemain Rebana telah menunggu dan demikian pula Penjulang ( penggendong ) calon mempelai pria.

Dirumah calon mempelai pria, pengantin telah siap memakai Detar dan menggenggam " Sirih Genggam " serta dikawal oleh dua orang anak laki - laki kecil.  Seluruh undangan yang terdiri dari anak - anak beru, para puang dan sanak keluarga lainnya telah berkumpul. Calon mempelai pria kemudian menghadap dan menyembah serta mencium tangan kedua orang tuanya untuk meminta doa restu. Sebelum calon mempelai pria berangkat ketempat calon mempelai wanita, harus disediakan Balai, payung, tepak penyongsong, bidan, pembawa sirih pengantin, sisa uang mahar, uang hempang pintu dan uang buka kipas yang diletakkan didalam uncang kuning dan dipegang oleh masing - masing ketua anak beru pria dan wanita.

Sesampainya dihalaman rumah calon mempelai wanita maka rombongan pemain rebana dan pencak silat mengiringi rombongan calon mempelai pria menuju pintu rumah sambil ditaburi bertih dan beras kuning. Calon mempelai pria dijulang ( digendong dipundak ) sampai kedepan pintu. Rombongan calon mempelai pria didahului oleh anak - anak beru. Ketika hendak masuk kepintu rumah calon mempelai wanita arak - arakan terhenti karena pintu masuk dihempang dengan sehelai kain dan dijaga oleh anak - anak beru pria pihak calon mempelai wanita yang disebut dengan " HEMPANG BATANG ". Kemudian terjadilah berbalas pantun tentang apa yang diinginkan oleh para anak beru dari pihak calon mempelai wanita sebagai syarat untuk membuka hempang tersebut. Setelah disepakati, maka pihak anak beru calon mempelai pria memberikan syarat yang diminta oleh para anak beru calon mempelai wanita, biasanya berupa uang yang dinamakan " Uang Hempang Pintu ".  Kemudian arak - arakan calon mempelai pria masuk, akan tetapi sesampainya didepan pelaminan arak - arakan pun terhalang karena ada hempang yang kedua yang dijaga oleh anak beru wanita dari pihak calon mempelai wanita. Maka dari majulah anak beru wanita dari pihak calon mempelai pria untuk menanyakan syarat pembuka hempang tersebut ( Biasanya juga dilakukan dengan berbalas pantun ). Dan setelah disepakati, anak beru perempuan calon mempelai pria memberikan syarat yang diminta oleh anak beru wanita calon mempelai wanita yang disebut " UANG BUKA KIPAS " maka tabir ( Tirai ) pun dibuka dan naiklan calon mempelai pria ke pelaminan.

Sementara itu rombongan mempelai pria pun dipersilahkan mengambil tempat masing - masing. Selanjutnya Sirih Genggam pun dipertukarkan antara pengantin pria dan pengantin wanita. Sementara itu berlangsung, para anak beru laki - laki pihak pengantin pria menyerahkan seluruh peralatan seperti Tepak penyongsong, kekurangan uang mahar dan balai - balai Kepada anak beru laki - laki pihak pengantin wanita. Kemudian seluruh sanak keluarga terdekat dimintakan untuk menepung tawari kedua mempelai. Menurut sebagahagian orang, jumlah yang menepung tawari haruslah ganjil dan didahului oleh kaum laki - laki dari pihak pengantin wanita. AKhirnya acara tersebut ditutup dengan pembacaan doa.

Setelah semua selesai, maka kedua pengantin diturunkan bersama - sama dari pelaminan dengan pengantin wanita yang menuntun pengantin pria sambil kedua mempelai berkait kelingking.

 

     
 

Merisik & Penghulu Telangkai

Jamu Sukut

Meminang

Ikat Janji

Mengantar Bunga Sirih

Akad Nikah

Upacara Berinai

Malam Bersanding

Makan Nasi Hadap-hadapan

Mandi Berdimbar

Meminjam Pengantin

Menyongsong kelahiran

Melenggang perut

Melahirkan

Membelah mulut

Upacara turun ketanah

Upacara berayun

 
     
     

Copyright / Fuad @ 2007 alright reserved